tadi gue baru aja chatting sama "dia"
cuma sebentar, tapi feeling yang gue rasain sama kaya pas gue chatting berjam-jam sama "dia"
setiap abis chatting sama dia, yang gue rasain adalah perasaan menggebu yang pengen buat jadi orang yang lebih baik..
perasaan malu karena dia selalu bisa berkembang dengan cepat ke arah yang lebih baik sedangkan gue tetep jalan di tempat tanpa kemajuan.
perasaan ingin lebih dekat sama Rabb..
perasaan ingin kenal lebih dekat sama "dia"
perasaan takut bakal kehilangan "dia"
perasaan minder karena merasa ga pantas buat "dia"(harusnya ga ada perasaan ini,dia bukan mahram gue)
rasanya gue pengen banget bisa panggil dia "suamiku"
rasanya ppengen banget ada disana sama dia, berbagi cerita,derita..
rasanya pengen banget nge share anything with "dia"
suka duka, canda tawa..
rasanya pengen ngerangkul "dia" saat sedih, peluk "dia" saat "dia" takut, nenangin "dia" saat "dia" galau, pegang tangan "dia" saat "dia" sakit,usap air mata "dia" saat "dia" nangis...
gue tau harusnya ga seperti ini.
tapi wajahnya begitu menenangkan,,
gue pengen sama dia,
gue pengen dia jadi imam gue.
gue pengen berjuang sama dia..
salah?
terus harus gimana lagi?
susah rasanya buat gak bilang assalamualaikum pas gue liat namanya di chat list gue..
susah buat nahan senyum gue pas dia kirim "waalaikum salam" di chat gue
astagfirullah..
jangan biarkan hatiku berpaling darimu lebih jauh,ya Rabb..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar